Catatan Buruk Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Gagal Tembus Piala Dunia 2026
Arah Baru – Catatan buruk Patrick Kluivert selama membesut Timnas Indonesia semakin menjadi sorotan. Tak ada torehan yang layak dibanggakan dari masa kepemimpinannya yang masih singkat.
Impian Indonesia untuk mentas di panggung Piala Dunia 2026 resmi kandas. Perjalanan Skuad Garuda terhenti di fase keempat babak kualifikasi zona Asia.
Dalam putaran keempat Grup B, Indonesia berada satu grup dengan Irak dan Arab Saudi untuk memperebutkan tiket menuju turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Namun kenyataannya, pasukan Merah Putih menelan dua kekalahan beruntun tumbang 2-3 dari Green Falcons dan takluk 0-1 dari Lion of Mesopotamia. Hasil tersebut menempatkan Indonesia di posisi paling bawah klasemen.
Proses Indonesia sampai ke tahap ini melibatkan dua pelatih. Shin Tae-yong menangani tim sejak putaran pertama hingga sebagian babak ketiga. Pelatih asal Korea Selatan itu memimpin 14 pertandingan.
Namun secara mengejutkan, pada awal 2025, PSSI memutuskan untuk mengakhiri kontrak Shin lebih cepat meskipun saat itu performa tim masih di jalur yang diharapkan.
Saat perpisahan itu, Indonesia berada di peringkat ketiga Grup C babak ketiga dan baru saja mencatat kemenangan 2-0 atas Arab Saudi di kandang sendiri.
Setelahnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih baru. Ia datang bersama sejumlah asistennya seperti Denny Landzaat, Alex Pastoor, dan Gerald Vanenburg.
Salah satu anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut tim pelatih ini sebagai jajaran terbaik yang pernah dimiliki sepak bola nasional.
Sayangnya, performa tim di bawah komando Kluivert tak mampu menyamai harapan tinggi tersebut. Dalam delapan laga yang dijalani, hasilnya hanya tiga kemenangan, satu seri, dan empat kekalahan.
Indonesia selalu gagal saat menghadapi tim-tim elite Asia. Selain Irak dan Arab Saudi, mereka juga dibekuk Australia 1-5 dan digilas Jepang 0-6.
Dari segi permainan, penampilan Indonesia selama dilatih Kluivert terkesan kurang meyakinkan. Dalam delapan laga, Indonesia kebobolan 15 gol dan mencetak 11. Di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 saja, hanya lima gol berhasil disarangkan oleh tim Garuda.
Pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni menilai bahwa tidak ada prestasi signifikan dari Kluivert selama menakhodai timnas. Ia menyebut performa sang pelatih patut ditinjau ulang, terutama setelah kegagalan menembus Piala Dunia.
“Saya kira memang harus ada evaluasi. Secara statistik saja, kinerja timnas di tangan Kluivert kan juga tidak menunjukkan hasil yang bisa dibanggakan,” kata Bung Kus kepada detikSport lewat pesan singkat.
“Dalam beberapa pertandingan penting melawan tim-tim kuat, Kluivert juga gagal membuat timnas menunjukkan permainan terbaik. Bisa dilihat saat melawan Australia, Jepang, dan Arab Saudi beberapa hari lalu,” kata dia menambahkan.
Patrick Kluivert masih terikat kontrak dengan Timnas Indonesia hingga Desember 2027. Dalam kontrak tersebut terdapat opsi perpanjangan dua tahun. Belum ada kejelasan apakah PSSI akan mempertahankannya atau memilih jalan berbeda.
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




