Komitmen Hijau PLN EPI: dari Kantor Bersih ke Masa Depan Berkelanjutan
Arah Baru – PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan melalui implementasi program pengelolaan limbah yang berorientasi jangka panjang. Inisiatif ini dijalankan dengan melibatkan partisipasi aktif seluruh karyawan perusahaan.
Mamit Setiawan, selaku Sekretaris Perusahaan PLN EPI, menegaskan bahwa pengelolaan sampah menjadi salah satu bentuk konkret dalam mewujudkan prinsip 3R — Reduce, Reuse, Recycle — di lingkungan kerja, sebagai bagian dari budaya keberlanjutan yang terus didorong perusahaan.
“Kami percaya bahwa langkah-langkah kecil hari ini akan berdampak besar di masa depan. Melalui sistem pengelolaan sampah yang terstruktur dan partisipasi aktif seluruh karyawan, kami berupaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih bersih, sehat, serta mendukung keberlanjutan,” kata Mamit, Senin (23/6/2025).
Dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan, PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan sejak dari sumbernya.
Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi daur ulang sekaligus menekan jumlah limbah yang terbuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Sebagai bagian dari inisiatif ini, PLN EPI menjalin kerja sama strategis dengan Waste4Change, sebuah lembaga yang bergerak di bidang pengelolaan sampah berkelanjutan.
Melalui kemitraan tersebut, PLN EPI mendorong keterlibatan karyawan dalam pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab, antara lain dengan menyediakan fasilitas drop box untuk pakaian layak pakai dan tempat sampah terpilah di area perkantoran.
Kumpulkan 1.726 Kg Sampah
Selama periode Januari hingga Mei 2025, PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) berhasil mengumpulkan total 1.726,2 kilogram sampah yang telah dipisahkan berdasarkan jenisnya.
Jumlah tersebut mencakup sekitar 30,1 kilogram sampah organik, 134,5 kilogram sampah anorganik, dan 110,9 kilogram limbah residu.
Menurut Rahmat Novianto, selaku Site Lead di fasilitas pemulihan material milik Waste4Change, seluruh limbah yang dikumpulkan oleh PLN EPI akan dikirim ke pusat pengolahan mereka untuk diproses lebih lanjut.
Berbagai metode pemrosesan akan diterapkan sesuai kategori sampah. Limbah organik akan diolah menjadi kompos, sedangkan sisa makanan dimanfaatkan dengan bantuan larva lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/BSF).
Sampah plastik dengan nilai ekonomis rendah akan diproses menjadi RDF (Refuse Derived Fuel) yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif. Sementara itu, limbah anorganik lainnya akan dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang menjadi barang baru yang bernilai guna.
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




