Media Arahbaru
Beranda Jakarta Pemprov DKI Targetkan 25 Job Fair untuk Percepat Penyerapan Tenaga Kerja 2025

Pemprov DKI Targetkan 25 Job Fair untuk Percepat Penyerapan Tenaga Kerja 2025

Arah Baru – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mengadakan job fair yang resmi dimulai pada Kamis, 24 Juli 2025. Hingga Juli 2025, telah terlaksana total 13 gelaran job fair.

Rinciannya meliputi enam job fair untuk wilayah gelombang I, satu job fair khusus universitas, lima job fair wilayah gelombang II, dan satu job fair untuk SMK. Tahun ini, direncanakan ada 25 job fair yang digelar guna mempercepat penyerapan tenaga kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Syarifuddin, mengungkapkan bahwa berdasarkan data per 16 Juli 2025, sebanyak 1.367 pekerja telah berhasil terserap melalui acara job fair tersebut.

“Dalam penyelenggaraan Job Fair, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta berkomitmen agar kegiatan job fair ini berdampak nyata dan tidak sekadar bersifat seremonial semata,” kata Syarifuddin, Kamis (24/7/2025).

Syarifuddin bilang, seluruh proses dalam job fair dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari proses persiapan, pengawasan, publikasi, hingga evaluasi.

Dipilih Secara Selektif

Syarifuddin menjelaskan bahwa pada tahap persiapan, perusahaan yang akan ikut dalam job fair diseleksi dengan ketat berdasarkan sejumlah kriteria, seperti keabsahan perusahaan, kebutuhan tenaga kerja yang nyata, serta inklusivitas terhadap penyandang disabilitas.

Selanjutnya, selama pelaksanaan job fair, dilakukan pemantauan secara intensif dengan mengukur berbagai indikator, mulai dari jumlah pencari kerja yang hadir, jumlah lamaran yang diterima, proses wawancara, hingga langkah lanjutan dalam rekrutmen.

Selain itu, upaya publikasi juga diperkuat dengan penyebaran informasi lowongan secara transparan sejak awal dan mempermudah pendaftaran melalui sistem online agar partisipasi bisa berjalan lebih mudah dan efisien.

Dievaluasi

Setiap kali job fair diselenggarakan, dilakukan proses evaluasi untuk memastikan bahwa pelaksanaan acara selanjutnya bisa berjalan lebih optimal dalam menjembatani pencari kerja dengan perusahaan.

“Konsep job fair akan terus dikembangkan menjadi education and training job fair, yang tidak hanya menawarkan lowongan pekerjaan tetapi juga memberikan ruang edukasi terkait keterampilan yang dibutuhkan pasar kerja dan peluang pelatihan,” katanya.

Syarifuddin menjelaskan bahwa pelaksanaan job fair kini difokuskan di area yang lebih dekat dengan masyarakat agar pencari kerja dapat lebih mudah mengaksesnya.

Dengan pendekatan ini, job fair diharapkan menjadi alat strategis untuk meningkatkan kemampuan, memperluas jaringan, serta mempercepat penyerapan tenaga kerja di wilayah DKI Jakarta.

Selain itu, Disnakertransgi juga menginisiasi berbagai program lain yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, seperti pelatihan kompetensi dan peningkatan produktivitas, guna membantu menurunkan angka pengangguran.

Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

error: Content Dilindungi Undang Undang Dilarang Untuk Copy!!