DPP Hima Kosgoro 1957: Tragedi Ojol Tewas Bukti Bobroknya Pengamanan Polri
Arah Baru – Ketua Umum Terpilih Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Kosgoro 1957, Jiki Ujung dengan tegas mengecam kelalaian fatal aparat Kepolisian yang mengakibatkan tragedi memilukan terlindasnya seorang driver ojek online (ojol) dalam aksi demonstrasi yang berlangsung hari ini.
Kejadian ini adalah bukti nyata ketidakmampuan dan kurangnya profesionalisme Polri dalam menjalankan tugas pengamanan aksi massa.
Alih-alih melindungi warga negara, tindakan pengamanan yang ceroboh dan lalai justru berujung pada korban jiwa yang sangat tidak bisa diterima.
“Ini adalah tragedi yang seharusnya tidak perlu terjadi! Polri gagal total dalam mengamankan demo, sehingga seorang warga yang tidak bersalah harus menjadi korban karena pengaturan yang kacau dan abai terhadap keselamatan publik,” tegas Jiki.
DPP Hima Kosgoro 1957 menuntut agar Polri segera bertanggung jawab atas kelalaian ini dan melakukan evaluasi menyeluruh atas prosedur pengamanan yang selama ini dinilai amburadul dan tidak profesional.
Keselamatan warga negara, termasuk para pekerja ojol yang merupakan tulang punggung ekonomi rakyat kecil, tidak boleh dipermainkan.
“Kami mendesak Presiden RI Bapak Prabowo Subianto sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Perang Dan Kepolisian serta seluruh jajaran untuk bertindak cepat dan tegas dalam menindak dan memberikan Konsekuensi tegas terhadap Kelalaian Polri Ini. Jangan sampai tragedi memilukan seperti ini kembali terjadi hanya karena kesewenang-wenangan dan ketidakpedulian aparat keamanan!” seru Ketua Umum DPP Hima Kosgoro 1957.
DPP Hima Kosgoro 1957 juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan menyerukan agar seluruh elemen masyarakat tetap waspada dan bersatu dalam memperjuangkan keadilan dan keselamatan bersama di tengah Masyarakat.
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




