Media Arahbaru
Beranda Berita Mahasiswa Jabodetabek Gelar Aksi di Sudirman, Suarakan Lima Tuntutan kepada Pemerintah

Mahasiswa Jabodetabek Gelar Aksi di Sudirman, Suarakan Lima Tuntutan kepada Pemerintah

Arah Baru – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam berbagai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) wilayah Jabodetabek menggelar aksi demonstrasi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, pada Jumat (12/6). Dalam aksi tersebut, massa membawa lima tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah terkait berbagai persoalan ekonomi, sosial, dan kebijakan publik yang dinilai perlu mendapat perhatian serius.

Awalnya, aksi direncanakan berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Namun, aparat kepolisian tidak mengizinkan lokasi tersebut dijadikan pusat konsentrasi massa dan melakukan pengamanan dengan menutup akses menuju titik tersebut.

Sebelum aksi berlangsung, rombongan mahasiswa yang menggunakan bus sempat diarahkan menuju area depan gedung parlemen. Meski demikian, peserta aksi tetap berusaha menuju lokasi yang telah mereka tentukan sebelumnya dengan melakukan long march.

Dalam proses negosiasi di lapangan, Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren) Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Adri Desas Furyanto menyampaikan sikap aparat terkait larangan berkumpul di Bundaran HI.

“Kalau memaksakan kehendak, silakan tabrak kami. Kalau kalian ke titik sini, tidak akan dihalangi,” katanya.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari perwakilan mahasiswa yang menilai bahwa tujuan penyampaian aspirasi mereka tidak hanya ditujukan kepada lembaga legislatif.

“Masalahnya aspirasi dan tuntutan kami enggak ke DPR saja,” balas perwakilan mahasiswa.

“Kenapa tidak bapak-bapak ini saja ke Bundaran HI,” imbuhnya.

Menjawab hal tersebut, Adri menegaskan bahwa Bundaran HI merupakan kawasan vital yang memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat dan perekonomian nasional sehingga tidak dapat dijadikan lokasi demonstrasi.

“Bundaran HI itu jantung jalannya masyarakat, jantungnya perekonomian, central of gravity-nya Indonesia. Kalian nyetop disitu, selesai semua, Dek,” jawab Adri.

Hingga sekitar pukul 16.30 WIB, massa aksi masih bertahan di kawasan Dukuh Atas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Aparat keamanan tetap melakukan pengawasan dan pembatasan akses menuju Bundaran HI untuk mencegah terganggunya mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.

Dalam aksinya, mahasiswa yang didominasi oleh BEM Universitas Indonesia (UI) menyoroti berbagai isu nasional yang belakangan menjadi perhatian publik, mulai dari kondisi nilai tukar rupiah, pengelolaan APBN, harga bahan bakar minyak, hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

error: Content Dilindungi Undang Undang Dilarang Untuk Copy!!