PB HMI MPO Kecam Pernyataan Peneliti BRIN yang Ancam Warga Muhammadiyah
Arahbaru – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) mengecam pernyataan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin di media sosial.
Seperti diketahui, dalam pernyataannya di media sosial pada yang viral itu, Andi mengancam akan membunuh warga Muhammadiyah karena merayakan Hari Raya Idulfitri pada Jumat (21/04/2023).
“Momentum Idulfitri ini, walaupun ada perbedaan pelaksanaan hari lebaran semestinya kita sebagai warga negara lebih mengedepankan penguatan silaturrahmi agar tetap menjaga perdamaian dan ketenteraman bersama. Bukan justru mengeluarkan pernyataan yang kontroversial,” ungkap Ketua komisi Politik, Pertahanan dan Keamanan Nasional PB HMI Hasbi pada Selasa (25/04/2023).
Hasbi menilai, pernyataan Andi tersebut berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah-tengah kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam. Oleh karena itu, ia berharap pihak kepolisian segera memproses dengan aturan yang berlaku.
“Pihak kepolisian harus bergerak cepat mengusut dan melakukan proses hukum demi meminimalisir terjadinya kemungkinan terburuk,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hasbi meminta masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah, untuk tenang menyikapi kasus ini.
“Seluruh warga Muhammadiyah agar merespons ancaman APH dengan tidak bersikap serupa. Seluruh pihak harus menahan diri untuk mencegah polemik. Jika terbukti bersalah tentu yang bersangkutan akan dihukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” kata Hasbi. (*)
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




