Bung Towel: JIS Stadion Bintang 5
Arah Baru – Wacana Jakarta International Stadium (JIS) untuk menjadi venue Piala Dunia U-17 menuai polemik setelah beberapa pihak menyebut stadion ini belum memenuhi standar FIFA.
Pengamat sepak bola Tommy Welly menyatakan JIS termasuk kategori stadion bintang 5. Kalau di eropa, stadion kategori bintang 5 ini menjadi penyelenggara Final Liga Champions.
“JIS itu kalau kita pakai istilah teknis sepak bola tentang kualitas stadion itu, kalau di eropa istilahnya kan kategori satu, dua, tiga, empat, ini sudah kategori empat, kategori empat itu champions league,” kata Tommy Welly dalam wawancara di chanel Youtube Nalar TV Indonesia. Video tersebut diunggah pada Selasa (04/07/2023).
“Di 2006 ke sana kita bilangnya bintang lima. Jadi kalau champions league, apalagi final, itu pasti stadion bintang lima,” lanjutnya.
Standar bintang 5 itu, menurut Tommy Welly, dilihat dari fasilitas yang dimiliki oleh JIS. Mulai dari kapasitas stadion hingga rumput lapangan.
“JIS itu dari sisi kapasitas memenuhi itu. Kapasitas delapan puluh dua ribu, single seat dengan VIP, hospitality segala macam, ruang ganti ada empat, rumputnya hybrid. Jadi dilihat rumputnya, drainasenya itu harus jadi panggung utama dalam assessment,” tutur Tommy.
Menurut Tommy Welly atau yang akrab disapa Bung Towel, kualitas rumput itu bisa 100 persen natural dan hybrid.
“Hybrid itu kalau yang JIS itu lima persen sintetis dan sembilan puluh lima persen yang natural. Jadi masuk kategori yang sudah mewah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bung Towel menyampaikan kalau ada kekurangan di JIS, hal itu bisa dibereskan dalam sisa waktu yang ada.
Ia menegaskan pihak-pihak tidak perlu meributkan soal apakah JIS sudah memenuhi standar FIFA atau belum.
“Gak usah kita ribut-ribut. Gak usah kita yang menentukan bahwa ini layak ini tidak layak. Undang saja FIFA,” tegas Bung Towel.
Ia menjelaskan FIFA selalu menurunkan technical delegated untuk memverifikasi stadion tuan rumah Piala Dunia U-17. Dari FIFA itulah nanti akan ketahuan kelayakan dari stadion tersebut.
“Jadi jangan ribut sendiri bahwa ada sekelompok orang bilang JIS tidak layak, ini gak layak. Karena agak ironis juga, di satu sisi ada orang bilang aksesnya satu, di satu sisi ada orang bilang aksesnya empat,” tukasnya.
Sementara itu, terkait dengan parkir stadion, Bung Towel menyatakan bahwa tidak mungkin dalam stadion itu menyediakan parkir yang sesuai dengan jumlah kapasitas stadion.
Menurutnya, konsep stadion itu harus berkembang, ramah terhadap sosial, ekosistem, dan lingkungan. (*)
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




