Anies Baswedan : Jangan Ada Persekusi Terhadap Kebebasan Berpendapat
Arah Baru – Bakal Calon Presiden dari Koalisi Perubahan Untuk Persatuan, Anies Baswedan mengaku bahwasanya dirinya merupakan salah satu kandidat presiden yang selalu konsen dengan isu masyarakat dan kepentingan umum, termasuk kebebasan.
Menurut mantan Gubernur DKI tersebut, semua warga harus mendapatkan hak menyampaikan kritikan, dan masukan untuk pemerintah secara bebas.
Bahkan menurutnya sebagai bagi individu yang mendapatkan mandat di pemerintahan tidak boleh ada istilah baperan atau terbawa perasaan.
“Justru kritik sangat penting untuk menciptakan tata kelola negara sesuai dengan dan harapan masyarakat” kata Anies.
Selain itu, Anies juga menyampaikan bahwa kebebasan berpendapat tersebut jangan dicederai dengan adanya persekusi.
Istilah persekusi yang dimaksud adalah tindakan diskriminasi atau intimidasi dan tindakan kurang menyenangkan kepada sesama. Hal ini bisa dialami oleh pribadi atau sekelompok orang.
Menurut mantan Rektor Universitas Paramadina ini, Pemerintah harus memberikan hak seluasnya kepada warga untuk menyampaikan aspirasi dan pendapatnya.
Bahkan Anies juga menambahkan jika saat ini ada undang-undang yang berpotensi bersifat karet, maka harus segera dilakukan revisi.
Tujuan revisi yang dimaksud adalah untuk menghilangkan kemungkinan permainan hukum merugikan warga karena menggunakan hak berpendapat.
Anies juga menegaskan jika sebelumnya ada pasal-pasal yang membatasi kebebasan berpendapat bagi masyarakat, maka ke depan sebaliknya.
Pasal yang melindungi hak tersebut dan larangan terhadap tindakan persekusi justru harus semakin banyak.
Tindakan persekusi bisa mematikan peran masyarakat sebagai kontrol dan pihak yang menjadi objek kebijakan.
Tokoh politik satu ini mengungkapkan, satu-satunya hal yang dimiliki oleh masyarakat adalah gagasan, ide, pikiran atau kata-kata.
Ini harus diberi ruang untuk disampaikan, jangan justru tidak bisa digunakan karena pembatasan dan larangan.
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




