Gus Ipul Buka Sinkronisasi Data Dapodik 66 Sekolah Rakyat Tahap 1C di Bekasi
Arah Baru – Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), membuka acara Sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk 66 titik Sekolah Rakyat Tahap 1C yang berlangsung di Hotel Grand Travello Bekasi.
Kegiatan ini melibatkan 113 operator dari 66 Sekolah Rakyat tahap 1C, dengan tujuan menggabungkan seluruh data Sekolah Rakyat ke dalam sistem Dapodik yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI (Kemendikdasmen). Hal ini memungkinkan data pendidikan Sekolah Rakyat tersambung dan terintegrasi dengan sistem antar kementerian.
“Jadi ini sinkronisasi, supaya datanya kita semakin baik dan terhubung dengan seluruh kementerian,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2/2026).
Secara nasional, Gus Ipul menyebut Sekolah Rakyat sudah tersebar di 166 titik. Dari jumlah tersebut, 100 titik telah menyelesaikan sinkronisasi pada tahap pertama dan kedua, sementara tahap ketiga ini mencakup 66 titik yang tersisa.
Menurut Gus Ipul, operator Sekolah Rakyat memegang peran penting dalam pengelolaan administrasi, mulai dari data guru, peserta didik, tenaga kependidikan, hingga informasi satuan pendidikan dan struktur kelembagaannya.
“(Jadi) di sini adalah bagaimana data kita terhubung dengan data yang dimiliki oleh Dikdasmen. Di sini memang disambungkan data guru, data murid itu bisa tersambung, bisa terhubung,” jelas Gus Ipul.
Gus Ipul juga mengakui adanya sejumlah kendala dalam proses sinkronisasi, karena Sekolah Rakyat merupakan program baru yang pertama kali diterapkan. Beberapa ketidaksesuaian data masih ditemukan pada tahap awal pelaksanaan.
Meski demikian, Kemensos terus melakukan koordinasi lintas Kementerian dan Lembaga (K/L), termasuk dengan KemenPAN-RB dan BKN, untuk menuntaskan kendala yang muncul.
“Kita terus berkoordinasi, kendala-kendala yang ada itu bisa diatasi,” tambah Gus Ipul.
Acara ini turut dihadiri oleh Sekjen Kemensos Robben Rico, Dirjen Rehabilitasi Sosial Supomo, Dirjen Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Agus Zainal Arifin, serta sejumlah pejabat tinggi dan Staf Khusus Mensos.
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




