Iran Klaim AS Tak Akan Berani Lakukan Invasi Darat
Arah Baru – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan negaranya dalam kondisi siap jika sewaktu-waktu menghadapi serangan darat dari Amerika Serikat. Ia bahkan meragukan kemungkinan tersebut akan terjadi karena menilai Washington tidak akan mengambil langkah tersebut.
“Kami menunggu mereka. Saya rasa mereka tidak akan berani melakukan hal seperti itu. Akan ada banyak kekuatan yang menunggu mereka,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Al-Jazeera, Rabu (1/4/2026).
“Kami tahu betul bagaimana membela diri. Dalam perang darat, kami bahkan dapat melakukannya dengan lebih baik. Kami sepenuhnya siap untuk menghadapi segala jenis serangan darat. Kami berharap mereka tidak melakukan kesalahan seperti itu,” cetus Menlu Iran itu.
Dalam perbincangan tersebut, Araghchi turut menyinggung kondisi di Selat Hormuz yang saat ini dibatasi aksesnya oleh Iran, khususnya bagi kapal-kapal yang dianggap terkait dengan pihak yang memusuhi mereka, termasuk yang mendukung aksi militer AS dan Israel.
Ia menjelaskan bahwa Selat Hormuz berada di wilayah perairan Iran dan Oman sehingga pemanfaatannya memiliki nilai strategis bagi kedua negara.
“Hanya untuk kapal-kapal negara-negara yang sedang berperang dengan kami, selat ini ditutup. Itu normal selama perang – kami tidak bisa membiarkan musuh-musuh kami menggunakan perairan teritorial kami untuk perdagangan,” katanya.
“Kapal-kapal yang terkait dengan negara lain – karena masalah keamanan, karena harga asuransi yang tinggi, atau alasan lain apa pun – mereka telah memutuskan untuk tidak menggunakan Selat tersebut,” tambahnya, seraya menambahkan bahwa beberapa negara telah bernegosiasi dengan Iran mengenai masalah ini.
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




