Media Arahbaru
Beranda Ekonomi Pasca Libur Hari Raya Waisak Harga Komoditas Pangan Turun

Pasca Libur Hari Raya Waisak Harga Komoditas Pangan Turun

Arah Baru – Menjelang berakhirnya libur panjang Hari Raya Waisak, harga berbagai komoditas pangan di tingkat nasional menunjukkan tren penurunan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Selasa pagi, 13 Mei 2025 pukul 08.30 WIB, sejumlah bahan pokok mengalami koreksi harga.

Harga beras di pasaran mengalami penurunan di seluruh jenisnya. Beras premium kini dibanderol Rp 15.466 per kilogram, turun Rp 102 dari hari sebelumnya.

Sementara itu, beras medium berada di angka Rp 13.601 per kilogram, turun Rp 130. Adapun beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) tercatat turun Rp 50 menjadi Rp 12.589 per kilogram.

Komoditas sayuran pun ikut mengalami penurunan harga. Bawang merah kini dijual seharga Rp 38.148 per kilogram, turun Rp 1.824. Bawang putih turun Rp 1.153 menjadi Rp 41.818 per kilogram.

Harga cabai juga terkoreksi cukup signifikan. Cabai merah keriting turun Rp 2.703 menjadi Rp 49.192 per kilogram, sementara cabai merah besar berada di angka Rp 45.147 setelah turun Rp 1.586. Penurunan tertinggi terjadi pada cabai rawit merah, yang kini dijual Rp 50.764 per kilogram setelah anjlok Rp 4.282.

Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi murni turun tipis Rp 148 menjadi Rp 135.244 per kilogram. Daging kerbau lokal segar kini dihargai Rp 135.000 per kilogram, turun Rp 6.429, dan daging kerbau beku impor mengalami penurunan Rp 2.979 menjadi Rp 104.304 per kilogram.

Harga Daging Ayam dan Telur

Harga sejumlah bahan pangan hewani dan hasil laut mengalami penurunan ringan pada awal pekan ini. Daging ayam ras diperdagangkan seharga Rp 34.541 per kilogram, turun Rp 463 dibanding hari sebelumnya.

Sementara itu, telur ayam tetap relatif stabil meski mengalami sedikit koreksi harga sebesar Rp 632, menjadi Rp 28.505 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, gula pasir konsumsi kini berada di angka Rp 18.401 per kilogram setelah mengalami penurunan tipis sebesar Rp 149. Garam konsumsi juga tercatat menurun, kini dijual seharga Rp 11.425 per kilogram, turun Rp 278.

Di sektor perikanan, harga ikan-ikan populer seperti kembung, tongkol, dan bandeng juga terkoreksi. Ikan kembung turun Rp 588 menjadi Rp 40.253 per kilogram.

Ikan tongkol turun Rp 1.146 menjadi Rp 32.628 per kilogram, sementara ikan bandeng mengalami penurunan paling besar, yakni Rp 1.851 menjadi Rp 31.918 per kilogram.

Harga Minyak Goreng

Harga minyak goreng di pasaran kembali mengalami penurunan. Minyak goreng kemasan kini dijual seharga Rp 20.224 per liter, turun sebesar Rp 516. Untuk minyak curah, harganya tercatat di angka Rp 17.285 per liter setelah turun Rp 568.

Sementara itu, merek MinyaKita dibanderol Rp 17.294 per liter, turun Rp 303 dari sebelumnya. Meski begitu, harga rata-rata nasional untuk MinyaKita masih melampaui batas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 15.700 per liter.

Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

error: Content Dilindungi Undang Undang Dilarang Untuk Copy!!