PM Israel Tolak Pembentukan Negara Palestina
Arah Baru – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan dirinya menolak pembentukan negara Palestina.
“Posisi yang saya sampaikan didukung oleh mayoritas warga Israel yang mengatakan kepada Anda setelah 7 Oktober: ‘Kami tidak ingin melihat negara Palestina’,” kata Netanyahu dalam wawancara dengan media Politico yang dilansir dari katadata pada Senin (11/03/2024).
Netanyahu menyatakan, Israel harus memiliki kendali penuh atas seluruh wilayah Palestina yang berada di barat Sungai Yordan.
Seperti diketahui, Palestina mencari pengakuan diplomatik atas negara merdeka di wilayah Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, yang sebagian diduduki oleh Israel, dan Jalur Gaza.
Namun, Israel menolak mengakui Palestina sebagai entitas politik dan diplomatik yang independen.
Israel juga membangun permukiman di wilayah pendudukan meskipun ada suara keberatan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB.
Sementara itu, agresi militer Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 31.000 warga Palestina dan mencederai lebih dari 72.600 orang lainnya.
Mahkamah Internasional mengeluarkan putusan awal pada 26 Januari yang memerintahkan Israel untuk berhenti melakukan genosida dan mengupayakan perbaikan kondisi kemanusiaan di Gaza. (*)
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




