Dari Jogja ke Seluruh Nusantara: “Pica Pica” Ndarboy Genk, Anthem Galau Bahagia yang Bikin Candu
Arahbaru.com – Di tengah gempuran tren musik yang silih berganti, Ndarboy Genk kembali membuktikan magisnya. Setelah sukses dengan berbagai hits yang akrab di telinga, kini giliran “Pica Pica” yang meroket, menjelma menjadi fenomena baru di jagat musik Indonesia. Lagu ciptaan mereka ini bukan hanya sekadar deretan lirik, melainkan sebuah representasi perasaan campur aduk: antara galau, pasrah, namun tetap bisa menikmati hidup dengan penuh “pica-pica” alias keseruan receh. “Pica Pica” kini tak hanya lagu, tapi menjadi gaya hidup.
Lirik “Pica Pica”: Ketika Kegalauan Bertemu Keceriaan Receh
Seperti ciri khas Ndarboy Genk, lirik “Pica Pica” dibalut dengan bahasa Jawa yang lugas dan ngena. Namun, alih-alih meratap sepenuhnya, lagu ini menyajikan narasi tentang seseorang yang mencoba move on dari patah hati dengan cara yang unik dan sedikit nekat: mencari kebahagiaan dari hal-hal kecil dan hiburan sederhana, bahkan jika itu berarti sedikit “rusuh” atau random.
Pica Pica Pica Pica,
Senajan ati lara,
Pokoke ojo nganti,
Awak dewe nelongso.
(Pica Pica Pica Pica,
Meskipun hati sakit,
Yang penting jangan sampai,
Diri kita merana.)
Bagian ini menjadi chorus yang paling ikonik. Kata “Pica Pica” sendiri, dalam konteks slang Jawa, bisa diartikan sebagai sesuatu yang “seru”, “rame”, “berantakan tapi asyik”, atau bahkan “sedikit gila tapi menghibur”. Lirik ini menjadi mantra bagi mereka yang ingin tetap tersenyum meski batin sedang bergejolak. Ndarboy Genk berhasil merangkai diksi yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari anak muda, menciptakan relevansi yang instan.
Wis tak coba lali,
Nanging kok angel tenan.
Aku kudu piye,
Ben iso lali kenangan.
(Sudah kucoba lupa,
Tapi kok susah sekali.
Aku harus bagaimana,
Biar bisa lupa kenangan.)
Penggalan lirik ini menunjukkan sisi melankolis dan perjuangan untuk melupakan masa lalu. Namun, Ndarboy Genk tidak membiarkan pendengar terlarut dalam kesedihan. Mereka menawarkan solusi: “pica pica” sebagai pelarian. Ini adalah representasi mentalitas “pasrah tapi happy” yang sering ditemukan di kalangan anak muda saat ini.
Nada yang Bikin Kepala Goyang, Chord yang Ramah Pemula
Cord Nada Lagunya:
“Pica Pica” mengusung melodi yang sangat ceria, upbeat, dan easy listening, khas genre pop Jawa atau dangdut koplo yang disajikan Ndarboy Genk. Nadanya didominasi progresi chord yang sederhana namun efektif, membuatnya sangat mudah diikuti oleh siapa saja, bahkan untuk pemain gitar pemula. Lagu ini memiliki tempo sedang hingga cepat, dengan beat yang groovy dan catchy, cocok untuk menemanimu bergoyang santai atau sekadar menjadi backsound video keseharian.
Berikut adalah perkiraan chord dasar yang mungkin digunakan (dapat bervariasi tergantung aransemen dan kunci asli):
(Verse/Chorus):
C G Am Em
F C Dm G
Ini adalah progresi chord standar yang sangat populer dan memberikan nuansa ceria serta mudah diingat.
Fenomena Budaya Pop: Dari Panggung ke Layar TikTok
Kepopuleran “Pica Pica” tak hanya berhenti di radio atau YouTube. Lagu ini meledak di berbagai platform media sosial, terutama TikTok. Ribuan pengguna membuat konten dengan sound “Pica Pica”, mulai dari tarian sederhana, video komedi tentang kegalauan yang disikapi dengan “pica-pica”, hingga vlog keseharian yang diiringi melodi ceria ini. “Pica Pica” menjadi soundtrack bagi mereka yang memilih untuk tertawa daripada menangis.
Ndarboy Genk, dengan “Pica Pica”, sekali lagi membuktikan kemampuannya merangkul denyut nadi generasi. Mereka tidak hanya menciptakan lagu, melainkan sebuah fenomena budaya yang merayakan kejujuran emosional, dibalut dengan humor dan irama yang tak bisa ditolak. “Pica Pica” adalah pengingat bahwa, meskipun hidup seringkali “nemen”, kita selalu bisa menemukan cara untuk “pica-pica” dan menjadikannya lebih ringan.(*)
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




