Indonesia Akan Calonkan Diri Menjadi Anggota Tidak Tetap DK PBB
Arahbaru – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan Indonesia akan kembali mencalonkan diri menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk periode tahun 2029-2030.
“Berbekal peran, keaktifan, kontribusi Indonesia untuk dunia, maka Indonesia telah memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029-2030,” kata Retno saat menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menlu yang digelar di Jakarta, Rabu (12/01/2023).
Retno mengatakan Indonesia telah memberikan kontribusi untuk dunia yang mencakup sejumlah upaya yang telah dilakukan sepanjang tahun 2022.
Ia mengatakan bahwa menjalankan diplomasi perdamaian dan kemanusiaan secara aktif telah dan akan terus menjadi prioritas bagi Indonesia.
Salah satunya adalah konsistensi Indonesia dalam membantu perjuangan kemerdekaan Palestina.
Selain itu Indonesia juga berkomitmen untuk terus membantu rakyat Afghanistan, terutama kaum perempuan, dalam memperoleh akses bagi pendidikan, ujarnya.
Indonesia juga memberikan dukungan bagi pelaksanaan intra-Afghan Dialogue dan kerja sama antarulama, termasuk melalui Dialog Ulama Trilateral Indonesia-Qatar-Afghanistan, yang akan terus dilanjutkan.
Indonesia, kata Retno, juga akan mendorong Organisasi Kerja Islam (OKI) untuk lebih aktif dalam menyelesaikan isu Palestina dan Afghanistan.
Penyelesaian isu Ukraina dan Rusia juga akan terus didorong oleh Indonesia.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan belum ada isu tertentu yang ditetapkan sebagai fokus Indonesia jika nanti terpilih sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB.
“Dinamis sekali isunya, yang penting sekarang memenangkan dulu,” ujarnya. (*)
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




