BUMN dan Kemendes PDT Bersinergi Percepat Transformasi Digital Desa
Arah Baru – Perubahan digital kini menjadi keniscayaan di tengah kemajuan era industri 4.0 yang tidak hanya menuntut adopsi teknologi, tetapi juga pembaruan pada pola kerja, struktur organisasi, dan kapasitas sumber daya manusia.
Dalam konteks percepatan teknologi saat ini, digitalisasi menjadi faktor penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang terbuka, merata, dan lebih efektif.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang telah bertransformasi menjadi perusahaan teknologi berkeamanan tinggi, PERURI memandang dirinya memiliki tanggung jawab strategis untuk turut mempercepat digitalisasi sektor publik melalui sinergi dan terobosan berkelanjutan.
Sebagai bentuk konkret komitmennya dalam mendukung agenda digitalisasi nasional, PERURI resmi menjalin kemitraan dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT).
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di ruang operasional utama Gedung Kemendes PDT, Jakarta Selatan.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PERURI, Dwina Septiani Wijaya, bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi pengembangan digital di wilayah desa dan daerah tertinggal, sebagai bentuk dukungan terhadap visi pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
Dwina menegaskan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen nyata PERURI dalam memperluas jaringan infrastruktur digital sekaligus mendukung pengelolaan pemerintahan desa yang lebih transparan dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi.
“PERURI berkomitmen untuk menyediakan solusi digital yang aman dan terpercaya guna mempercepat transformasi desa menjadi entitas mandiri dan berdaya saing di era digital,” ujar Dwina.
Pemerataan Ekonomi Nasional
Yandri turut menyoroti bahwa penguatan desa merupakan kunci untuk mendorong distribusi ekonomi yang lebih merata di seluruh Indonesia.
“Dengan membangun dari desa, kita mendorong ekonomi yang lebih merata dan menekan kemiskinan. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, sebagaimana yang menjadi fokus Kemendes PDT,” kata Yandri.
Lewat kerja sama ini, PERURI menunjukkan komitmennya untuk mendorong penguatan infrastruktur teknologi di wilayah pedesaan, memperluas pemahaman masyarakat tentang dunia digital, serta menyediakan layanan publik yang lebih mudah diakses dan merata.
Inisiatif ini mendukung visi Asta Cita poin ke-6 dari Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
PERURI melihat transformasi digital di desa sebagai langkah strategis untuk menciptakan desa yang mandiri, inovatif, dan menjadi fondasi pembangunan nasional yang berkesinambungan.
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




