China Latih Tenaga Terampil Global lewat Program Luban Workshop
Arah Baru – China menunjukkan komitmen tinggi terhadap pengembangan pendidikan vokasi dengan mendirikan pusat-pusat pelatihan keterampilan praktis yang dikenal sebagai Luban Workshop, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga diperluas ke berbagai negara mitra. Fokus pelatihan meliputi keterampilan teknis dan kerajinan, sejalan dengan kebutuhan industri modern.
Salah satu institusi pelopor di bidang ini adalah Tianjin Light Industry Vocational Technical College, yang menjadi ujung tombak dalam misi internasionalisasi pelatihan vokasi China melalui inisiatif Belt and Road Initiative (BRI). Kampus ini bertujuan menyebarluaskan standar pelatihan teknis khas China ke berbagai belahan dunia.
Sejak diluncurkan pada 2016, sebanyak 24 hingga 34 Luban Workshop telah didirikan di lebih dari 23 hingga 29 negara di Asia, Afrika, dan Eropa, seperti Indonesia, Thailand, Inggris, Mesir, dan Pakistan.
Di Indonesia sendiri, fasilitas tersebut mulai dibangun pada November 2016 dan diresmikan pada Desember 2017 di SMK PGRI 2 Jawa Timur.
Nama Luban diambil dari sosok legendaris dalam sejarah pertukangan Tiongkok kuno, Lu Ban. Berkat kiprah globalnya, inisiatif Luban Workshop diganjar World Vocational Education Award tahun 2024, menjadikannya simbol keberhasilan ekspansi pendidikan kejuruan China secara internasional.
Institusi di Tianjin ini menaungi sekitar 11.000 mahasiswa dengan dukungan lebih dari 500 tenaga pengajar dan staf, serta dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi terbaik di Tiongkok, sebagaimana diungkapkan oleh Rektor Li Yunm.
Tawarkan Berbagai Program Keahlian
Kampus ini menawarkan berbagai program keahlian lintas bidang, mulai dari desain dan produksi cetakan, teknologi energi surya, hingga bisnis digital seperti e-commerce.
Presiden kampus, Li, menjelaskan bahwa institusi ini memberi ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengasah dan memamerkan keterampilan mereka, sebagai bagian dari upaya membentuk lulusan yang siap kerja.
Lebih dari 100 proyek kemitraan internasional telah dijalin dengan berbagai negara, di mana sebagian besar program pelatihan dirancang melalui sinergi antara lembaga pendidikan dan sektor industri. Kolaborasi ini mencakup aspek seperti berbagi sumber daya, pengembangan SDM, dan pencapaian kompetensi.
Li juga menambahkan bahwa kota Tianjin telah ditetapkan sebagai zona percontohan nasional dalam reformasi pendidikan vokasional, sehingga banyak program inovatif dan proyek pengembangan dijalankan di wilayah tersebut.
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




