Fri. Feb 23rd, 2024

Delapan Partai Tolak Sistem Proporsional Tertutup, Tegaskan Tak Ingin Demokrasi Berjalan Mundur

#image_title

Arahbaru – Delapan partai politik di DPR menyatakan penolakannya atas pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan sistem proporsional tertutup.

Kedelapan parpol tersebut adalah Gerindra, Golkar, NasDem, Demokrat, PKB, PAN, PKS, dan PPP.

Para petinggi partai tersebut menggelar pertemuan di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Minggu (08/01/2023). Mereka membahas sistem proporsional tertutup dalam pelaksanaan Pemilu 2024 yang diwacanakan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Kedelapan partai itu menganggap penerapan sistem proporsional tertutup pada pemilu merupakan wujud kemunduran dalam upaya penyelenggaraan pesta demokrasi yang semakin baik.

“Demokrasi kita sudah lima kali pemilu, mestinya semakin hari semakin membaik, bukan mundur lagi dan tahapan-tahapan pemilu sudah berjalan,” ujar Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Senada dengan Zulkifli, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengatakan sistem pemilu proporsional tertutup merupakan langkah mundur demokrasi.

Pasalnya, rakyat tak bisa memilih langsung calon anggota legislatif (caleg) sebagaimana sistem pemilu proporsional terbuka.

Dalam sistem pemilu proporsional tertutup, rakyat hanya dapat memilih parpol. Sementara, caleg terpilih ditunjuk oleh partai.

“Kami menolak proporsional tertutup dan memiliki komitmen untuk menjaga kemajuan demokrasi di Indonesia yang telah dijalankan sejak era reformasi,” ujar Airlangga.

Seperti diketahui, dari sembilan partai di DPR, hanya PDIP yang mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 dengan sistem proporsional tertutup. (*)

By Nasir

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

error: Content Dilindungi Undang Undang Dilarang Untuk Copy!!