Media Arahbaru
Beranda Berita Dukung SDGs 12, KKN-T UNDIP Ajak Siswa di Batang Kelola Sampah Lewat Program Bank Sampah Sekolah

Dukung SDGs 12, KKN-T UNDIP Ajak Siswa di Batang Kelola Sampah Lewat Program Bank Sampah Sekolah

BATANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 81 Universitas Diponegoro (UNDIP) menginisiasi program Bank Sampah di Desa Ngaliyan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang. Program ini menyasar siswa sekolah dasar sebagai upaya menanamkan kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak dini.

Kegiatan dilaksanakan di SDN Ngaliyan dan MI Muhammadiyah Krangkoan melalui edukasi yang dikemas secara sederhana dan interaktif.

Di SDN Ngaliyan, Tim KKN-T 81 menyerahkan prototipe wadah Bank Sampah yang dibuat dari botol plastik bekas. Wadah tersebut digunakan sebagai media pengumpulan sampah anorganik, terutama botol plastik.

Mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah, konsep Bank Sampah, serta manfaat lingkungan dan ekonomi dari pengelolaan sampah. Kepala sekolah, guru, staf, dan siswa turut dilibatkan dalam praktik langsung memasukkan botol plastik ke dalam wadah Bank Sampah.

Program ini dirancang agar dapat berlanjut setelah masa KKN selesai. Sampah yang terkumpul akan ditimbang setiap bulan dan diserahkan kepada pengepul di wilayah Limpung. Hasil penjualan sampah selanjutnya dimasukkan ke dalam kas sekolah sehingga kegiatan tersebut memberikan manfaat lingkungan sekaligus nilai ekonomi.

Sementara itu, kegiatan di MI Muhammadiyah Krangkoan berlangsung selama dua hari. Hari pertama diisi dengan edukasi pengelolaan sampah dan permainan bersama siswa. Pada hari berikutnya, siswa diajak mengolah botol plastik bekas menjadi kerajinan gantungan hias.

Melalui kegiatan tersebut, siswa dikenalkan dengan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melalui aktivitas yang mudah dipahami dan dipraktikkan. Program ini diharapkan dapat membangun kebiasaan memilah sampah sejak usia sekolah sekaligus memperkuat keterlibatan sekolah dalam pengelolaan lingkungan.

Program Bank Sampah KKN-T Tim 81 UNDIP juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui pengurangan dan pemanfaatan kembali sampah. Kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pendidikan lingkungan sejak dini serta SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui penguatan budaya pengelolaan sampah berbasis sekolah.

Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

error: Content Dilindungi Undang Undang Dilarang Untuk Copy!!