Innova Reborn Tak Tergeser, Distribusi September Lampaui Zenix
Arah Baru – Popularitas Toyota Kijang Innova Reborn terus melaju kencang, bahkan mampu mengungguli model generasi terbaru, Innova Zenix, dalam urusan distribusi ke dealer.
Meskipun tidak lagi mendapatkan pembaruan model, performa penjualan Innova Reborn tetap menunjukkan tren positif.
Toyota memang telah memperkenalkan model baru melalui Innova Zenix, termasuk versi hybrid sebagai nilai jual utama.
Namun, dominasi Reborn belum berhasil digoyahkan oleh kehadiran Zenix. Data distribusi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode September 2025 memperlihatkan dominasi tersebut.
Penjualan Innova Reborn vs Innova Zenix
Sepanjang bulan kesembilan 2025, Innova Reborn berhasil terdistribusi sebanyak 3.407 unit. Sementara itu, distribusi untuk Innova Zenix tercatat sebanyak 2.736 unit.
Walaupun secara total dari Januari hingga September 2025, Innova Zenix mencatatkan angka yang sedikit lebih tinggi dengan 22.898 unit, sedangkan Reborn mengumpulkan 21.920 unit.
Tetap saja, dari seluruh varian Kijang Innova yang ditawarkan, tipe Reborn bermesin diesel otomatis adalah yang paling banyak diminati.
Jika ditelusuri lebih dalam, profil pembeli kedua model ini memang cukup kontras. Toyota sebelumnya pernah mengungkapkan perbedaan tersebut secara langsung.
Adapun karakter pembeli Innova Reborn dan Innova Zenix sebenarnya berbeda. Pihak Toyota pernah menjabarkan bahwa pembeli Innova Zenix kebanyakan berada di pulau Jawa. Penggunanya kebanyakan dari konsumen untuk digunakan pribadi.
Sebaliknya, permintaan terhadap Innova Reborn banyak datang dari wilayah di luar Jawa. Model ini terkenal tangguh di medan beragam, menjadikannya pilihan utama untuk operasional, seperti armada rental atau kendaraan dinas perusahaan.
Innova Reborn justru sebaliknya, banyak diincar konsumen di luar Pulau Jawa. MPV bermesin diesel itu digunakan untuk keperluan fungsional lantaran bisa melahap berbagai kondisi jalan. Banyak perusahaan rental atau perusahaan yang masih menggunakan jasa Innova Reborn.
Beda Innova Zenix vs Innova Reborn
Jika berbicara soal spesifikasi mesin, kedua model berada di jalur yang berbeda. Innova Zenix versi bensin menggunakan mesin berkode M20A-FKS berkapasitas 2.000 cc.
Mesin ini memiliki konfigurasi empat silinder dengan teknologi dual VVT-i, mampu menyemburkan tenaga 174 PS pada 6.600 rpm serta torsi 204,9 Nm.
Sementara itu, untuk varian hybrid-nya, Toyota memasangkan mesin TNGA 2.000 cc M20A-FXS (dengan tenaga 152 PS pada 6.000 rpm dan torsi 187,3 Nm antara 4.400–5.200 rpm) bersama motor listrik yang memiliki output 113 PS dan torsi 205,9 Nm. Secara total, kombinasi tenaga dari mesin dan motor listrik menghasilkan 186 PS.
Sementara varian hybrid menggabungkan mesin TNGA 2.000 cc M20A-FXS (152 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimal 187,3 Nm pada 4.400-5.200 rpm) dengan motor listrik berdaya 113 PS dan torsi 205,9 Nm. Hasilnya, tenaga gabungan mencapai 186 PS.
Untuk model Reborn bermesin diesel, Toyota menyematkan mesin 2GD-FTV berkapasitas 2.393 cc. Konfigurasi empat silinder segaris, 16 katup DOHC, dan teknologi VNT Intercooler membuat mesin ini mampu menghasilkan tenaga puncak 149 PS pada 3.400 rpm dan torsi 342,2 Nm yang bisa dicapai pada putaran mesin 1.200 hingga 2.800 rpm.
Sedangkan Toyota Kijang Innova Reborn diesel dilengkapi dengan mesin berkode 2GD FTV dengan empat silinder segaris 16 katup DOHC dengan VNT Intercooler.
Mesin diesel Innova berkapasitas 2.393 cc. Tenaga maksimalnya mencapai 149 PS pada 3.400 rpm dengan torsi maksimal 342,2 Nm yang tersedia pada rentang 1.200-2.800 rpm.
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




