Jakarta Berlakukan Tarif Rp 80 untuk Transportasi Umum di Hari HUT ke-80 TNI
Arah Baru – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia yang jatuh pada Minggu, 5 Oktober 2025, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan tarif khusus sebesar Rp 80 untuk layanan transportasi umum.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menjelaskan bahwa kebijakan tarif ini merupakan bentuk penghormatan kepada TNI atas dedikasi mereka dalam menjaga kedaulatan bangsa.
“Untuk memberikan apresiasi kepada TNI yang selama ini mengawal bangsa, kami, Pemprov DKI Jakarta, pada hari tersebut semua transportasi yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta, yaitu Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, semuanya dikenakan tarif Rp 80,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/10) seperti dilansir Antara.
Pramono juga memastikan bahwa kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day tetap berjalan seperti biasa pada tanggal tersebut.
Rute yang akan ditutup untuk kendaraan bermotor tetap berada di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin.
Ia menyebutkan pelaksanaan CFD ini telah dikoordinasikan secara intensif bersama Pangdam Jaya dan mengikuti arahan langsung dari Markas Besar TNI.
“Mudah-mudahkan kebijakan ini memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi penghormatan bagi TNI,” ujar Pramono.
Perayaan Puncak di Monas
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menginformasikan bahwa sebanyak 156 unit pesawat milik TNI AU akan ambil bagian dalam perayaan besar di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat.
Jenis pesawat yang akan tampil terdiri dari armada angkut seperti Hercules C-130 serta jet tempur seperti F-16, Sukhoi, dan Hawk 100/200.
Ia menjelaskan bahwa para penerbang jet tempur akan mempersembahkan aksi udara spektakuler, termasuk demonstrasi pertempuran dan manuver formasi yang bisa disaksikan dari area silang Monas.
Sementara itu, pesawat angkut akan digunakan untuk menerjunkan pasukan elite dari berbagai kesatuan seperti Parako Pasgat, Kopassus, dan Marinir.
Turunkan 8.600 Personel
Dalam perayaan tersebut, TNI AU akan mengerahkan sebanyak 8.600 personel. Mereka akan memiliki peran berbeda sesuai bidang masing-masing, mulai dari mengisi posisi dalam upacara, parade alutsista, tim simulasi pertempuran, pasukan terjun payung, hingga menjadi kru pengamanan dan awak pesawat tempur serta pesawat angkut.
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




