Kemendikdasmen Bentuk Grup WA Kadisdik Usai Konsolidasi Nasional 2026
Arah Baru – Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Suharti menyatakan akan membentuk grup WhatsApp bagi para kepala dinas pendidikan yang mengikuti Konsolidasi Nasional 2026.
Hal itu disampaikan saat penutupan Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah 2026. Ia menjelaskan, wadah komunikasi tersebut disiapkan untuk menampung berbagai masukan sekaligus menyelaraskan arah kebijakan pendidikan nasional.
“Izinkan kami mengumpulkan Bapak dan Ibu di grup aplikasi pesan Whatsapp atau WA group. Boleh ya? Agar kita terus berkomunikasi, mengkomunikasikan praktik baik kebijakan baru dan juga tentu saja pelaksanaan dan komitmen yang dinyatakan dalam konsolidasi nasional ini,” katanya dalam acara penutupan yang ditayangkan dalam YouTube Kemendikdasmen, Rabu (11/2/2026).
Peserta Grup Dapat Bertanya kepada Narasumber
Suharti menambahkan, melalui grup tersebut para peserta juga diberi ruang untuk menyampaikan pertanyaan langsung kepada para narasumber, termasuk Staf Khusus Mendikdasmen bidang Pembelajaran dan Sekolah Unggul Arif Jamali. Kesempatan ini diperuntukkan bagi peserta yang belum sempat berdiskusi saat forum berlangsung.
“Ini termasuk juga untuk bertanya kepada narasumber yang misalnya tadi pagi karena tidak ada waktu untuk sesi tanya jawab termasuk kepada Pak Arif nanti untuk sekolah terintegrasi,” kata Suharti.
Adapun peserta yang hadir dalam Konsolidasi Nasional 2026 terdiri dari para kepala dinas pendidikan provinsi dan 514 kepala dinas pendidikan kabupaten/kota. Kegiatan ini juga melibatkan organisasi profesi, mitra pembangunan, atase pendidikan, serta pusat-pusat Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO).
“Ini termasuk juga untuk bertanya kepada narasumber yang misalnya tadi pagi karena tidak ada waktu untuk sesi tanya jawab termasuk kepada Pak Arif nanti untuk sekolah terintegrasi,” kata Suharti.
Adapun peserta yang hadir dalam Konsolidasi Nasional 2026 terdiri dari para kepala dinas pendidikan provinsi dan 514 kepala dinas pendidikan kabupaten/kota. Kegiatan ini juga melibatkan organisasi profesi, mitra pembangunan, atase pendidikan, serta pusat-pusat Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO).
WA Grup untuk Sampaikan Peraturan Pendidikan Terbaru
Ia menuturkan, pembentukan grup WA tersebut juga bertujuan mempercepat distribusi informasi kebijakan terbaru dari pemerintah pusat kepada daerah. Menurutnya, selama ini sejumlah pemerintah daerah kerap terlambat memperoleh informasi regulasi yang sudah diterbitkan.
“Pak Menteri menyatakan untuk betul-betul kami di Kemendikdasmen mensosialisasikan berbagai kebijakan-kebijakan baru termasuk Permen-permen (Peraturan Menteri) yang ternyata kadang-kadang sampai sekian bulan baru diketahui oleh pemerintah daerah,” katanya.
Suharti berharap, pasca Konsolidasi Nasional, kejelasan arah kebijakan semakin terwujud, penyempurnaan aturan bisa dilakukan, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan makin erat.
“Mudah-mudahan dengan WA group ini komunikasi kita bisa menjadi lebih baik lagi dan kami berharap konsolidasi ini juga dapat menjadi landasan bersama adalah penguatan kebijakan dan praktek pendidikan di daerah, serta mendorong keberlanjutan kerja sama pusat dan daerah,” ungkapnya.
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




