Media Arahbaru
Beranda Berita Khotbah Sekjen Golkar: Ikhlas Berkorban dan Membangun Warisan untuk Generasi Mendatang

Khotbah Sekjen Golkar: Ikhlas Berkorban dan Membangun Warisan untuk Generasi Mendatang

Oplus_131072

Arah Baru – Muhammad Sarmuji, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, bertugas sebagai khatib dalam salat Idul Adha yang digelar di Masjid Ainul Hikmah, kompleks DPP Partai Golkar, pada Jumat (6/6/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, Wakil Ketua MPR Kahar Muzakir, serta Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji.

Dalam khutbahnya, Sarmuji mengajak para jamaah, terutama pejabat publik, untuk merenungkan makna mendalam dari doa Nabi Ibrahim.

Ia menekankan pentingnya doa tersebut, yang memohon agar meninggalkan reputasi baik untuk generasi mendatang, sebagai teladan dan inspirasi bagi para pemimpin masa kini.

“Kita diperintahkan Allah untuk mengikuti millah Ibrahim—yaitu jalan, keyakinan, akhlak, dan kebiasaan Nabi Ibrahim. Dalam doanya, Nabi Ibrahim berkata, ‘Ya Tuhan kami, jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi generasi yang datang kemudian,'” kata Sekjen Partai Golkar menekankan nilai luhur yang terkandung dalam doa tersebut.

Sarmuji juga mengajak jemaah untuk selalu menanamkan nilai-nilai kebaikan yang bisa menjadi warisan bagi generasi setelahnya.

“Saya menasihati diri saya sendiri dan kita semua di sini: jangan sampai kita terjebak hanya dalam gemerlap kekuasaan yang kita genggam hari ini. Jangan hanya senang mendengar tepuk tangan dan pujian ketika menjabat, tetapi kita harus mampu menciptakan warisan yang menghadirkan nama baik setelah kita tak lagi menjabat. Jangan sampai setelah selesai menjabat, nama kita justru menjadi bahan caci maki,” tegasnya.

Selain itu, Sarmuji mengangkat cerita pengorbanan Nabi Ibrahim sebagai lambang ujian terbesar yang dialami manusia. Ia menegaskan bahwa perayaan Idul Adha tidak hanya soal melaksanakan ibadah kurban, tetapi lebih pada menunjukkan kesungguhan hati dan pengorbanan sepenuhnya demi kepentingan bersama.

“Ujian yang diberikan Allah kepada Nabi Ibrahim adalah puncak dari pengorbanan di jalan kebaikan. Ini menjadi pesan bagi kita semua agar selalu siap memberikan yang terbaik yang kita miliki, demi kebaikan yang lebih besar,” pungkasnya.

Pengorbanan Nabi Ibrahim Harus Jadi Pengingat Mendalam Para Pejabat

Khotbah yang disampaikan Sarmuji pagi itu berlangsung dengan suasana yang sangat khusyuk, memberikan pesan mendalam kepada para pejabat dan seluruh jamaah yang hadir.

Semangat pengorbanan Nabi Ibrahim diangkat sebagai sumber inspirasi untuk menciptakan nilai-nilai kebaikan yang abadi, melampaui batas waktu jabatan dan kehidupan dunia.

Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

error: Content Dilindungi Undang Undang Dilarang Untuk Copy!!