Komentari Hasil Sementara Pileg 2024 Dari Real Count KPU, Penggiat Politik M Ridwan : Tidak Terlalu Mengejutkan !
Arah Baru – Penggiat politik dan Inisiator Jaringan Desa Nusantara, M Ridwan memberikan analisa dan komentari terkait hasil real count Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 yang dirilis oleh KPU dimana sampai saat ini menempatkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di posisi puncak.
Mulanya Ridwan menyebut jika dirinya memprediksi bahwa hasil Pileg 2024 tidak akan jauh berbeda dari Pileg 2019 lantaran partai-partai yang lolos ambang batas parlemen tidak akan berbeda.
Hanya saja Ridwan menyebut jika kemungkinan Partai Persatuan Pembangunan atau PPP saat ini masih berada pada posisi yang membuat partai bergambar ka’bah tersebut bisa tidak lolos ambang batas parlemen.
“Melihat hasil real count sementara dari KPU tentang pileg 2024 sepertinya tidak jauh berbeda dengan hasil pileg 2019. 9 Parpol yang di tahun 2019 memenuhi ambang batas parlemen 4 persen mungkin hanya PPP yang di pileg 2024 posisinya agak menghawatirkan, PPP terancam tidak bisa masuk parlemen lagi” sebut Ridwan melalui sambungan Whatsapp pada Kamis (15/1).
Bahkan Ridwan menegaskan jika Pileg 2024 serasa tidak bergairah lantaran sejauh ini hasil real count KPU tidak menunjukan adanya partai-partai baru atau partai-partai non-parlemen dapat menembus ambang batas parlemen sebesar 4%.
Dirinya juga menambahkan jika hal tersebut menunjukan fakta bahwa sejauh ini partai-partai baru atau non-parlemen memiliki kesulitan saat harus bersaing dengan partai-partai besar atau yang sudah menduduki parlemen.
“Selain itu pileg 2024 tidak ada kejutan karena partai-partai baru kalau dilihat hasil real count dan quick countnya tidak ada yang menembus ambang batas parlemen 4 persen” tegas Ridwan.
“ini menunjukan kalau partai2 baru belum bisa bersaing dengan parpol-parpol lama yang sudah eksis” imbuhnya.
Disisi lain, Ridwan menjelaskan jika hal tersebut masih relatif dapat berubah mengingat analisanya berdasarkan real count sementara yang kemungkinan dapat berubah sampai selesainya seluruh rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Namun begitu, semua masih ada kemungkinan, karena real count KPU belum mencapai 50 persen sehingga angkanya masih fluktuatif” jelas Alumni UIN Sunan Kalijaga dan UGM Yogyakarta tersebut.
Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali mengupdate hasil real count dari Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 yang dimana menunjukan bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) lagi-lagi masih unggul ketimbang partai-partai lainnya.
Hasil real count tersebut dirilis oleh KPU pada Jumat (16/2) pukul 00:01 dengan merujuk pada pelaporan dari 55.158 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari jumlah keseluruhan sebesar 823.236 TPS seluruh Indonesia atau jika dikalkulasi masih sebesar 6.70%.
Dari data yang dirilis tersebut sejauh ini PDIP masih unggul ketimbang partai lainnya disusul oleh Golkar, Gerindra, PKB dan PKS di posisi lima besar.
Berikut adalah hasil real count KPU, Jumat (16/1) Pukul 00:01 :
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) : 1.218.252 (10.56%)
Partai Gerindra : 1.419.720 (12.3%)
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) : 1.949.683 (16.9%)
Partai Golongan Karya (Golkar) : 1.558.385 (13.51%)
Partai Nasdem : 945.933 (8.2%)
Partai Buruh : 138.094 (1.2%)
Partai Gelora : 163.159 (1.41%)
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) : 946.421(8.2%)
Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) : 102.221 (0.89%)
Partai Hanura : 141.731 (1.23%)
Partai Garda Republik Indonesia (Garuda) : 100.152 (0.87%)
Partai Amanat Nasional (PAN) : 741.495 (6.43%)
Partai Bulan Bintang (PBB) : 100.123 (0.87%)
Partai Demokrat : 795.084 (6.89%)
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) : 372.381 (3.23%)
Partai Perindo : 256.498 (2.22%)
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) : 456.502 (3.96%)
Partai Ummat : 132.258 (1.15%)
(Brt/Ab)
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




