Media Arahbaru
Beranda Berita Mengenal Sejarah Internet yang Lahir Tahun 1969

Mengenal Sejarah Internet yang Lahir Tahun 1969

Arah Baru – Sejarah internet telah melewati fase yang luar biasa dan panjang. Bisa jadi, internet adalah salah satu penemuan paling revolusioner dalam sejarah umat manusia.

Pada era sekarang ini, internet telah menjadi bagian penting dari kehidupan umat manusia. Hampir segala aktivitas manusia kini telah terhubung dengan internet.

Dalam aktivitas jual beli misalnya, manusia kini tidak perlu lagi harus berkunjung ke toko fisik. Mereka cukup membuka aplikasi, pesan barang, melakukan pembayaran, dan barang itu akan sampai di depan pintu rumah mereka.

Melihat begitu pentingnya internet dalam kehidupan sehari-hari, maka tidak salah kita membahas tentang sejarah internet.

Sejarah Internet

Melansir dari situs Kemdikbud.go.id, Sejarah internet dimulai pada tahun 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika Serikat, melalui U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), memulai sebuah penelitian inovatif.

Tujuan mereka adalah menghubungkan beberapa komputer menjadi jaringan organik, dan proyek ini dikenal dengan nama ARPANET (Advanced Research Projects Agency Networking).

Pada tahun 1970, ARPANET mencapai tonggak bersejarah dengan berhasil menghubungkan sekitar sepuluh komputer, menciptakan jaringan komunikasi pertama di dunia yang memungkinkan komputer untuk saling berkomunikasi.

Dalam perjalanan perkembangannya, ARPANET juga melahirkan berbagai inovasi penting. Pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil meningkatkan program email yang dia ciptakan sebelumnya untuk ARPANET.

Program email ini sangat mudah digunakan dan dengan cepat menjadi populer. Tahun yang sama juga menjadi momen penting dalam sejarah internet, karena icon @ diperkenalkan sebagai simbol yang penting untuk menunjukkan “at” atau “pada.”

Pada tahun 1973, jaringan ARPANET mulai dikembangkan di luar Amerika Serikat. University College di London menjadi anggota pertama di luar AS.

Sejarah Internet

Di tahun yang sama, Vinton Cerf dan Bob Kahn, dua ahli komputer, mempresentasikan gagasan yang lebih besar yang menjadi dasar bagi pemikiran tentang internet.

Gagasan ini pertama kali dipresentasikan di Universitas Sussex, dan ini adalah langkah penting dalam menjembatani kesenjangan antara berbagai jaringan komputer di seluruh dunia.

Pada tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finlandia menemukan dan memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat.

Dalam waktu setahun, jumlah komputer yang saling terhubung meningkat 10 kali lipat, membentuk jaringan dengan lebih dari 100.000 komputer. Inilah awal dari transformasi besar-besaran dalam cara orang berkomunikasi melalui internet.

Puncak perkembangan internet terjadi pada tahun 1990 ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang memungkinkan komputer untuk saling terhubung dan membentuk jaringan.

Inilah awal dari apa yang kita kenal sebagai World Wide Web (www), yang telah mengubah cara kita mengakses informasi dan berkomunikasi secara drastis.

Sejarah Internet di Indonesia

Di Indonesia, internet mulai dikenal pada tahun 90-an dengan sebutan “paguyuban network.” Era ini erat kaitannya dengan semangat kerjasama, kekeluargaan, dan gotong royong antara para penggunanya, berbeda dengan suasana internet yang lebih komersial dan individualistis yang kita kenal saat ini.

Internet pada era 90-an di Indonesia berkembang melalui lembaga-lembaga pemerintah dan universitas-universitas.

Pada tahun 1994, muncul Internet Service Provider (ISP) komersial pertama di Indonesia yang bernama IndoNet. Hal ini membuat internet semakin dikenal di Indonesia, dan berbagai ISP komersial lainnya pun bermunculan.

Untuk mengatur perkembangan ini, pada tahun 1998 didirikan organisasi ISP di Indonesia yang dikenal dengan nama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Internet di Indonesia terus berkembang hingga saat ini, dengan salah satu buktinya adalah meningkatnya jumlah pelaku usaha yang melakukan perdagangan secara online.

Data dari BPS tahun 2022 mencatat bahwa persentase pelaku usaha yang melakukan kegiatan e-commerce mencapai 34,10%, meningkat 8,85% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 25,25%.

Pemerintah juga terus membangun infrastruktur digital di seluruh wilayah Indonesia untuk memastikan bahwa semua lapisan masyarakat dapat menikmati akses internet, tidak hanya di kota besar, tetapi juga di daerah pelosok.

Dengan sejarah yang panjang dan perkembangan yang terus berlanjut, internet akan terus menjadi kekuatan yang mengubah dunia. Internet menghubungkan kita dengan pengetahuan, orang, dan peluang di seluruh dunia.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

error: Content Dilindungi Undang Undang Dilarang Untuk Copy!!