Sun. Apr 14th, 2024

Pemerintah Akan Impor Beras hingga 4,1 Juta Sepanjang 2024

Arahbaru – Pemerintah memutuskan akan menambah impor beras sebanyak 1,6 juta ton. Dengan demikian, totalnya sepanjang 2024 mencapai 4,1 juta ton.

Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan merinci angka tersebut terdiri dari sisa kuota 2023 sejumlah 500 ribu ton, kuota awal tahun 2 juta ton, dan tambahan 1,6 juta ton.

“Saya dapat laporan stok Bulog per kemarin mencapai 1,4 juta ton. Jadi, beras pemerintah banyak,” kata Zulhas di Pasar Klender, Jakarta Timur, Senin (26/02/2024).

Melansir CNBC Indonesia, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyebut impor dilakukan untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah (CPP). 

Ia menunjukkan data produksi beras nasional sejak tahun 2021. Dalam datanitu, produksi beras periode Januari-Maret 2024 mengalami penurunan yang signifikan.

Arief menyampaikan pada periode yang sama di tahun 2021-2022 produksi beras dalam negeri untuk bulan Januari berada di 1,2-1,42 juta ton, Februari 2,34-2,35 juta ton, dan Maret pada masa panen raya berada di 5,49-5,57 juta ton.

Sedangkan hasil produksi beras di periode yang sama tahun 2023 mulai anjlok, yakni berada di 1,34 juta ton di bulan Januari, 2,85 juta ton di Februari, dan Maret 5,13 juta ton.

Sementara produksi di tahun 2024 mengalami defisit dengan estimasi hasil panen bulan Januari hanya 910 ribu ton, Februari 1,39 juta ton, namun bulan Maret diprediksi mencapai 3,51 juta ton.

“Kita harus punya CPP. Harus ada selalu minimal 1,2 juta ton, walau sudah melakukan intervensi. Pemerintah akan siapkan CPP di Bulog,” kata Arief, Senin (26/02/2024) yang dikutip dari CNBC Indonesia. (*)

By Nasir

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

error: Content Dilindungi Undang Undang Dilarang Untuk Copy!!