Media Arahbaru
Beranda Jakarta Pramono Targetkan MRT Jakarta Tembus Banten dalam Lima Tahun

Pramono Targetkan MRT Jakarta Tembus Banten dalam Lima Tahun

Arah Baru – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jaringan transportasi publik, tidak hanya di dalam kota, tetapi juga menjangkau kawasan sekitar Jakarta.

Salah satu rencana strategisnya adalah memperpanjang jalur MRT Jakarta hingga menembus wilayah Banten, khususnya ke Tangerang dan sekitarnya, dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

“Saya membayangkan, misalnya 4-5 tahun ke depan kita sudah memulai tersambung dari Pondok Labu sampai dengan Banten. Apakah ke Tangerang atau Tangerang Selatan,” kata Pramono di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (9/9/2025).

MRT Jakarta Akan Menjangkau Wilayah Penyangga

Sementara itu, proyek pembangunan jalur MRT fase 2A yang menghubungkan Bundaran HI hingga Kota Tua masih berjalan sesuai jadwal.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan penyelesaiannya pada tahun 2027. Jika semua berjalan lancar, jalur ini nantinya akan diteruskan hingga kawasan Ancol.

“Tahun 2029 akan selesai sampai Ancol. Nah, kalau sebelum Ancol selesai kita mulai rute baru yang dari Banten. Menurut saya ini akan menjadi sebuah kemajuan transportasi yang ada di Jakarta,” ujarnya.

Ambisi Besar Menembus Banten

Pramono menyebut sudah membicarakan ambisinya tersebut dengan Direktur Utama MRT Jakarta.

Menurutnya, integrasi transportasi lintas wilayah akan menjadi kunci dalam membangun sistem mobilitas yang modern dan efisien.

“Cita-cita saya dengan Pak Andra itu yang paling utama sebenarnya MRT segera masuk ke Banten. Makanya berkali-kali saya sampaikan kepada Dirut MRT, gimana caranya cari akal supaya disambungkan,” terangnya.

Jakarta Masuk Daftar Transportasi Umum Terbaik Dunia

Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga membanggakan pengakuan internasional yang diraih Ibu Kota. Jakarta kini berhasil masuk dalam peringkat 20 besar kota dengan sistem transportasi umum terbaik dunia versi Time Out, sebuah lembaga survei global yang berbasis di Inggris.

“Ketika Time Out sebuah lembaga yang kredibel melakukan survei 18 ribu lebih di 50 negara mengenai transportasi umum. Jakarta sekarang nomor 17 dan di ASEAN Jakarta hanya kalah dengan Singapura,” ucapnya.

Dengan posisi ke-17 secara global dan menjadi satu dari hanya dua kota di Asia Tenggara bersama Singapura yang masuk daftar tersebut, Pramono menyatakan bahwa capaian ini adalah hasil kerja keras dalam membenahi sistem angkutan publik ibu kota.

Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

error: Content Dilindungi Undang Undang Dilarang Untuk Copy!!