Sun. Apr 14th, 2024

Ray Rangkuti: Dinasti Politik Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Arah Baru – Pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan dinasti politik adalah alarm yang berbahaya bagi upaya membangunan demokrasi di masa mendatang

“Saya sudah berulang kali mengatakan ini alarm yang sangat berbahaya bagi upaya untuk membangun demokrasi kita di masa yang akan datang,” kata Ray dalam webinar dengan tema Pemuda Digital, Jaga Stabilitas Pemilu demi Perubahan dan Kemajuan Bangsa yang diselenggarakan oleh UICI, Sabtu (28/10/2023).

Ray mengatakan dinasti politik di Indonesia mengalami peningkatan. Dari tahun 2004 ke 2010, ia menemukan ada 61 daerah membangun dinasti politik.

Jumlah ini terus bertambah dan bahkan pada tahun 2021, ia menemukan 171 daerah membangun dinasti politik.

“Itu 21 persen dari total daerah kita di seluruh Indonesia. Jadi, dia bukan berkurang, dia malah bertambah,” tegasnya.

Ia mengungkapkan setidaknya ada dua masalah yang timbul dari dinasti politik. Yang pertama, ia tidak menemukan daerah yang dikuasai dinasti politik berkembangan lebih baik disbanding daerah lain.

Yang kedua, lanjut Ray, terdapat terdapat 17-18 daerah yang masuk penjara karena terjadinya dinasti politik di daerah itu.

“Sehingga KPK atau penjara kita yang penuh dengan koruptor itu sebetulnya juga adalah produk dari sebuah dinasti. Jadi di sana berkumpul sekarang keluarga sejahtera koruptor karena ada setidaknya 17-18 daerah yang penghuni penjaranya adalah koruptor-koruptor yang merupakan produk dari dinasti,” ungkap Ray.

Ditegaskannya bahwa dinasti politik tidak memberikan manfaat bagi pengembangan demokrasi di Indonesia juga pada pengembangan kesejahteraan dan keadilan sosial.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

error: Content Dilindungi Undang Undang Dilarang Untuk Copy!!