Kemenag akan Permudah Proses Lembaga Halal Luar Negari
Arah Baru – Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, telah menyatakan komitmen kuatnya untuk mempermudah proses asesmen Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN). Hal tersebut ia sampaikan saat bertemu perwakilan LHLN dalam lawatannya ke Shanghai, China, Senin (09/10/2023).
Menurut Yaqut, Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia telah mendengar laporan bahwa beberapa Lembaga Halal Luar Negeri mengalami kesulitan dalam menjalani proses asesmen dan sertifikasi halal.
Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Agama yang juga memimpin BPJPH, Yaqut berkomitmen untuk memberikan kemudahan kepada negara-negara yang ingin mengurus sertifikasi dan asesmen lembaga halal mereka.
“Saya sebagai menteri yang kebetulan membawahi BPJPH ini, terkait dengan sertifikasi halal diminta memberikan kemudahan-kemudahan pada negara-negara yang ingin mengurus baik sertifikasi maupun asesmen lembaga halalnya. Kemudahan ini akan kami upayakan,” kata Yaqut.
Yaqut menyatakan bahwa komitmen untuk mempermudah proses asesmen LHLN ini bertujuan untuk memperlancar pemberlakuan mandatori halal pada tahun 2024.
Ia menekankan pentingnya diskusi tentang standar halal dari negara-negara yang ada. Dalam kerangka rencananya, BPJPH akan melakukan asesmen terhadap lima LHLN asal Cina, yaitu: Shandong Halal Certification Services (SHC), Halal Certification Services, Shaanxi Shang Pin Yuan Halal Food & Restaurant Management Co., Ltd (SSPY), Al-Baqara Certification, dan Islamic Food Research Centre Co., Ltd.
Pemerintah Indonesia memandang penting adanya sertifikasi halal untuk produk yang akan masuk ke Indonesia, dan dengan adanya komitmen ini, diharapkan akan memudahkan LHLN asal luar negeri dalam memenuhi persyaratan halal untuk memasarkan produk mereka di pasar Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Yaqut didampingi oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) Aqil Irham, Sekretaris Menteri Sidik Sisdiyanto, serta para asesor LHLN.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Acting Konsul Jenderal Republik Indonesia di Shanghai Faramela Azania, Kepala Pusat Promosi Perdagangan Indonesia di Shanghai Adhi Kusuma Yudha Halim, serta perwakilan LHLN asal Cina.
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




