Listrik Desa Jadi Prioritas Prabowo, Libatkan PLN dan dan Swasta
Arah Baru – Presiden Prabowo Subianto menetapkan sasaran agar dalam empat tahun ke depan, seluruh desa di Indonesia mendapatkan akses listrik. Proyek ini akan melibatkan PT PLN (Persero) bersama sejumlah pihak swasta.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa desa-desa yang berada di wilayah terpencil akan dialiri listrik menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), yang pembangunannya akan dilakukan oleh PLN maupun sektor swasta.
“Tadi Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa dalam waktu 4-5 tahun, insyaallah desa-desa yang tidak ada listrik akan kita pasang listriknya lewat PLPS, kerjasama nanti swasta, PLN, sama negara,” ujar Bahlil usai Peresmian Pengoperasian dan Pembangunan EBT di 15 Provinsi, di Bondowoso, Jawa Timur, ditulis Jumat (27/6/2025).
Target ini muncul setelah Prabowo melakukan dialog dengan sejumlah kepala daerah yang wilayahnya masih memiliki desa-desa terpencil tanpa akses listrik.
Menurut Bahlil, langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk mendorong pemerataan pembangunan dan akses energi di seluruh penjuru tanah air.
“Inilah kabar baik dalam rangka memberikan pemerataan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang belum mendapatkan fasilitas listrik,” tegasnya.
Target Prabowo Aliri Listrik Seluruh Desa di RI
Sebelumnya dilaporkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menetapkan target agar seluruh desa di Indonesia teraliri listrik dalam kurun waktu empat tahun.
a berharap kebutuhan listrik desa dapat dipenuhi melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Bahkan, Prabowo optimistis bahwa pemerataan listrik desa bisa tercapai dalam waktu yang lebih singkat dari target tersebut.
“Saya kira kurang dari 4 tahun, target saya dalam 4 tahun semua desa Indonesia harus mendapat listrik,” kata Prabowo dalam Peresmian Pengoperasian dan Pembangunan EBT di 15 Provinsi, melalui konferensi video, di Bondowoso, Jawa Timur, Kamis, 26 Juni 2025.
Dilakukan Secepat Mungkin
Presiden menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyediaan listrik ke seluruh pelosok desa di Indonesia. Ia menyatakan bahwa hal tersebut merupakan salah satu prioritas utama selama masa kepemimpinannya.
“Itu adalah tekad, tekad saya sebagai Presiden Republik Indonesia dan kita akan mampu dan tidak lama lagi kita akan sampai ke semua desa,” ucapnya.
Berdasarkan informasi dari PT PLN (Persero), hingga akhir tahun 2024, tingkat elektrifikasi di desa-desa telah mencapai angka hampir sempurna, yaitu 99,92 persen.
Dari total 83.693 desa yang sudah memiliki akses listrik, sebanyak 77.942 desa mendapatkan pasokan listrik dari PLN. Selain itu, 3.127 desa mendapatkan listrik dari sumber selain PLN, sementara 2.624 desa lainnya menggunakan lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE) yang disediakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now




