Media Arahbaru
Beranda Sosial Budaya Wakil Ketua Komisi IX DPR Usulkan Anggaran MBG Dialihkan untuk Penanganan Banjir Sumatra

Wakil Ketua Komisi IX DPR Usulkan Anggaran MBG Dialihkan untuk Penanganan Banjir Sumatra

Arah Baru – Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris, mengusulkan agar anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dialihkan sementara untuk menangani dampak banjir di Sumatra selama dua minggu masa libur sekolah hingga awal Januari 2026.

Charles menyoroti efektivitas program MBG jika tetap dijalankan saat libur siswa. Ia juga menerima informasi bahwa sebagian besar siswa hanya menerima makanan olahan yang kandungan gizinya rendah.

“Alih-alih memaksakan program di masa yang kurang relevan, bukankah lebih bijak bila anggaran tersebut dialihkan untuk merespons kebutuhan mendesak lainnya?” ujar Charles saat dihubungi, Senin (22/12).

“Misalnya, membantu korban bencana di Sumatera atau memperkuat fasilitas kesehatan dan pemulihan gizi di daerah terdampak stunting akut,” tambahnya.

Politikus PDIP itu menilai distribusi MBG berupa makanan kering atau kemasan saat libur sekolah justru menyimpang dari tujuan awal program, yaitu memperbaiki gizi anak-anak.

Charles menekankan bahwa orang tua memiliki kemampuan untuk memberikan gizi terbaik bagi anak-anak mereka. Ia mengaku tidak ingin program MBG terlihat dipaksakan hanya untuk menghabiskan anggaran.

“Kita perlu jujur, jangan sampai program ini dipaksakan hanya demi menghabiskan anggaran di akhir tahun. Kegiatan publik seperti ini harus berorientasi pada manfaat nyata, bukan pada serapan belanja,” katanya.

Ia berharap pemerintah meninjau kembali pelaksanaan MBG selama libur sekolah agar program tetap berjalan sesuai tujuan awal.

“Saya berharap pemerintah bisa benar-benar meninjau kembali pelaksanaan MBG di masa libur, demi memastikan program ini tetap berjalan sesuai dengan tujuannya,” ujar Charles.

Sebelumnya, BGN menegaskan program MBG tetap berjalan meski sekolah libur. Kepala BGN, Dadan Hindayana, telah menyiapkan sejumlah alternatif penyaluran menu MBG bagi siswa selama libur Natal dan Tahun Baru.

Menurut Dadan, penyaluran MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tetap berjalan seperti biasa. Sementara untuk siswa sekolah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG akan melakukan inventarisasi jumlah anak yang bersedia mengambil makanan MBG di sekolah.

“Untuk ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita seperti biasa. Untuk Anak sekolah, masing-masing SPPG perlu melakukan inventarisasi berapa banyak dan berapa sering anak-anak bersedia ke sekolah,” kata Dadan, Minggu (21/12).

Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

error: Content Dilindungi Undang Undang Dilarang Untuk Copy!!