Media Arahbaru
Beranda Sosial Budaya Seskab Teddy Ditunjuk Duta Sekolah Rakyat, Mensos: Inisiatif Langsung Guru Sekolah Rakyat

Seskab Teddy Ditunjuk Duta Sekolah Rakyat, Mensos: Inisiatif Langsung Guru Sekolah Rakyat

Arah Baru – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengungkapkan bahwa Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, telah resmi ditunjuk sebagai Duta Sekolah Rakyat.

Ia menambahkan bahwa inisiatif penunjukan tersebut datang langsung dari para guru Sekolah Rakyat yang menginginkan Teddy mewakili program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

“Para guru Sekolah Rakyat juga mendaulat Pak Teddy menjadi Duta Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul saat acara Pembekalan Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2025).

Ia mengucapkan apresiasi kepada seluruh anggota Kabinet Merah Putih yang berperan aktif dalam kesuksesan program Sekolah Rakyat.

Secara khusus, Gus Ipul menyampaikan terima kasih kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy yang telah memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan program tersebut.

“Kepada Mensesneg dan Seskab yg secara langsung menyiapkan regulasi, dan mengawal penuh tahapan-tahapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat,” ujarnya.

100 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi

Gus Ipul menyampaikan bahwa saat ini sebanyak 100 Sekolah Rakyat sudah mulai beroperasi di sejumlah daerah. Sementara itu, 65 Sekolah Rakyat lainnya masih dalam proses penyelesaian dan ditargetkan beroperasi pada September 2025.

“Bapak Presiden yang kami hormati insya Allah pada tahun 2025 ini akan berdiri 165 titik sekolah rakyat rintisan, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, 100 titik di antaranya sudah beroperasi dan 65 titik berikutnya akan bersiap pada September ke depan,” tutur Gus Ipul.

Adapun jumlah guru Sekolah Rakyat mencapai 2.407 orang dan 4.442 orang tenaga kependidikan. Gus Ipul memastikan semua guru telah menempuh profesi guru sehingga profesional, sedangkan kepala sekolah berasal dari penugasan pemerintah daerah.

“Kami meyakini mereka sungguh profesional, sedangkan kepala sekolah berasal dari penugasan pemerintah daerah melalui mekanisme satu. Kemendikdasmen merekrut 10 calon sekolah pada setiap titik lokasi sekolah rakyat dan terjaring 1.000 calon kepala sekolah,” jelasnya.

“Seleksi yang kompetitif menghasilkan 155 kepala sekolah yang hari ini bersama kita di hadapan Bapak Presiden,” imbuh Gus Ipul.

Tak Hanya Putus Kemiskinan, tapi Juga Perluas Akses Pendidikan

Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar langkah pemerintah dalam mengatasi kemiskinan, melainkan juga upaya untuk memperluas kesempatan belajar serta mempersiapkan generasi unggul Indonesia di tahun 2045.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran guru dan kepala sekolah dalam mewujudkan tujuan tersebut.

“Para guru dan kepala sekolah rakyat ini siap menghantarkan siswa lulusan sekolah rakyat menjadi generasi yang pintar berkarakter dan terampil, mereka akan siap melanjutkan ke jenjang perguruan pendidikan tinggi atau mereka juga siap bekerja dan berwirausaha dengan keterampilannya,” pungkas Gus Ipul.

Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

error: Content Dilindungi Undang Undang Dilarang Untuk Copy!!