Media Arahbaru
Beranda Berita Wanita Emas Minta Maaf Usai Sebut Ketua KPU Lakukan Pelecehan Seksual

Wanita Emas Minta Maaf Usai Sebut Ketua KPU Lakukan Pelecehan Seksual

Hasnaeni Moein alias Wanita Emas.

Arahbaru – Ketua Umum Partai Republik Satu Hasnaeni Moein alias Wanita Emas mengklarifikasi pernyataannya terhadap Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari.

Dalam sebuah video yang beredar, Hasnaeni menyatakan tindakan asusila yang dilakukan Hasyim terhadap dirinya tidak benar.

“Bahwa video yang beredar yang menyatakan bahwa saya telah mengalami pelecehan seksual dan pemerkosaan yang dilakukan oleh ketua KPU Hasyim Asy’ari, maka saya nyatakan bahwa hal itu tidak benar,” kata Hasnaeni dalam video dikutip Senin (26/12/2022).

Ia mengaku penyataan yang ia buat sebelumnya merupakan kekesalan dan kekhilafan. Ia mengatakan saat ini tengah mengalami depresi.

“Perkataan itu saya katakan karena kekesalan saya dan kekhilafan saya akibat saat ini saya sedang mengalami sakit depresi,” ucapnya.

Terkait hubungannya dengan Hasyim, ia mengatakan hal tersebut hanya bersifat profesional dan tidak lebih. Ia pun menegaskan tindakan asusila yang dilakukan oleh Hasyim kepada dirinya tidak benar.

“Bahwa saya memastikan jika dikemudian hari terjadi lagi kejadian serupa yang dilakukan oleh pihak manapun saya nyatakan hal itu tidak benar,” tuturnya.

Sebelumnya, beredar sebuah video yang memperlihatkan Ketua Umum Partai Pandai Farhat Abbas melakukan wawancara dengan Hasnaeni.

Dalam video itu, Farhat tampak bersama Ketua Umum Partai Masyumi Ahmad Yani dan Ketua Umum Partai Perkasa.

“Kita mau tahu tentang kejadian pelecehan yang dilakukan Ketua KPU terhadap saudari kurang lebih antara bulan Juli sampai bulan Agustus kemarin,” kata Farhat dalam video itu.

“Saya tidak bisa berkata dengan apa-apa dan saya tidak bisa mengucapkan apapun, ya kita akan buktikan saja nanti dengan fakta-fakta yang ada dan bukti chattingan saya antara bapak,” jawab Hasnaeni.

“Iming-iming untuk meloloskan partai itu ada atau untuk membesarkan partai bersama?” tanya Farhat.

“Sangat, dan saya sangat sedih dengan apa yang dijanjikan dan akhir hidup saya berakhir di penjara,” kata Hasnaeni.

“Kalau menyangkut kejahatan atau kekerasan seksual maupun upaya-upaya itu bisa dibuktikan?” tanya Farhat.

“Bisa dibuktikan, buktinya cukup kuat,” kata Hasnaeni

Selain membuat pengakuan, Hasnaeni juga melaporkan Hasyim ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Join channel telegram arahbaru.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya

Join now
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

error: Content Dilindungi Undang Undang Dilarang Untuk Copy!!